Bawaslu Lima Puluh Kota Ikuti Forum SEPAKAT Bahas Pengawasan PDPB di Tengah Efisiensi Anggaran
|
Tanjung Pati — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lima Puluh Kota mengikuti Forum Diskusi SEPAKAT (Senin Pengawas Berkomitmen dan Bermartabat) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat secara daring. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Tengah Implementasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD Tahun 2025.”
Forum diskusi tersebut diikuti oleh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat sebagai wadah untuk berbagi gagasan, pengalaman, dan strategi dalam menghadapi berbagai tantangan pengawasan, khususnya pada masa non-tahapan pemilu.
Kegiatan dibuka oleh Anggota sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Muhamad Khadafi. Dalam sambutannya, Khadafi menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelaksanaan fungsi pengawasan yang menjadi tugas utama Bawaslu.
“Efisiensi anggaran harus menjadi momentum untuk meningkatkan efektivitas dan inovasi dalam pelaksanaan pengawasan. Kualitas pengawasan tetap harus menjadi prioritas utama,” tegas Khadafi.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Kabupaten Sijunjung, Heru Rahmat Julisa, selaku pemateri utama menyampaikan bahwa pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) tetap harus dilaksanakan secara optimal meskipun terdapat kebijakan efisiensi belanja negara.
Menurut Heru, keterbatasan anggaran perlu diikuti dengan strategi pengawasan yang lebih efektif dan adaptif. Penguatan koordinasi dengan pemangku kepentingan, pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan partisipasi masyarakat dapat menjadi langkah dalam memastikan kualitas data pemilih tetap terjaga.
Forum SEPAKAT juga menjadi ruang bagi jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat untuk bertukar pengalaman terkait pelaksanaan pengawasan PDPB di wilayah masing-masing. Berbagai pendekatan dan inovasi yang dilakukan di daerah dapat menjadi bahan pembelajaran dalam meningkatkan efektivitas pengawasan.
Penulis dan Editor : Humas