Dapit : Pemilih Pemula Berperan Penting dalam Pengawasan Pemilu
|
Tanjung Pati — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lima Puluh Kota melaksanakan sosialisasi kepemiluan dan pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula kepada siswa kelas XII Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Makmur Tungkar, Senin (7/9).
Kegiatan tersebut dihadiri Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota, Dapit Alexsander, Kasubbag Pengawasan dan Humas Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota, Eliza, serta jajaran staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota.
Dalam pembukaan kegiatan, Eliza menyampaikan pengenalan mengenai Bawaslu serta tugas pokok dan fungsi Bawaslu dalam mengawal pelaksanaan pemilu. Ia menjelaskan bahwa tugas Bawaslu mencakup tiga hal utama, yakni mencegah, mengawasi, dan menindak setiap potensi pelanggaran dalam penyelenggaraan pemilu.
Sementara itu, Dapit Alexsander selaku narasumber menekankan pentingnya peran pemilih pemula dalam pelaksanaan pemilu yang akan datang. Menurutnya, generasi muda tidak hanya memiliki hak untuk memilih, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam mengawal proses demokrasi melalui pengawasan partisipatif.
“Pemilih pemula memiliki peran penting dalam berlangsungnya pemilu yang akan datang,” ujar Dapit di hadapan para siswa MAS Al Makmur Tungkar.
Dapit juga mengajak para siswa untuk ikut terlibat dalam pengawasan partisipatif. Ia mendorong pemilih pemula agar memiliki kepedulian terhadap proses pemilu dan tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan pemilu.
Selain memberikan pemahaman mengenai kepemiluan dan pengawasan partisipatif, Dapit mengingatkan siswa yang telah berusia 17 tahun untuk segera melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.
Ia menyampaikan bahwa KTP merupakan dokumen penting yang tidak hanya berkaitan dengan administrasi kepemiluan, tetapi juga diperlukan untuk berbagai kebutuhan administrasi lainnya.
“Bagi yang sudah berusia 17 tahun, segera lakukan perekaman KTP karena KTP penting untuk berbagai kepentingan administrasi,” pesannya.
Untuk menciptakan suasana sosialisasi yang interaktif, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kuis. Eliza memberikan sejumlah pertanyaan kepada para siswa berkaitan dengan materi yang telah disampaikan. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi.
Melalui sosialisasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota berharap pemilih pemula dapat memahami hak dan tanggung jawabnya dalam pemilu serta ikut berperan aktif dalam mengawal proses demokrasi melalui pengawasan partisipatif.
Penulis : Ridho
Editor : Allye