Pentingnya Menjaga Netralitas ASN, TNI dan Polri jadi Pemahasan Pokja
|
Tanjung Pati-Dalam upaya menjaga netralitas ASN, TNI dan Polri, Bawaslu Lima Puluh Kota kembali melaksanakan Rapat Kerja Pengawasan Netralitas ASN, TNI dan Polri Tahun 2024 di Aula Bawaslu Lima Puluh Kota, Kamis 19 September 2024. Rapat ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap netralitas institusi negara guna memastikan bahwa mereka tidak terlibat dalam politik praktis, sehingga pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan adil dan berintegritas.
Rapat Pokja ini dibuka dan dipimpin oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota, Dapit Alexsander. Dalam sambutannya, Dapit menekankan pentingnya sinergi antara Bawaslu dan seluruh
stakeholder dalam memastikan tidak ada pelanggaran yang melibatkan ASN, TNI, atau Polri.
“Kami di Bawaslu berkomitmen penuh untuk menjaga netralitas seluruh elemen yang memiliki peran penting di pemerintahan. ASN, TNI, dan Polri harus tetap profesional dan tidak berpihak dalam proses pemilu. Melalui rapat Pokja ini, kami ingin memperkuat pengawasan dan memastikan semua pihak mematuhi regulasi yang ada,” ujarnya.
Lebih lanjut Dapit menyampaikan bahwa pada Pilkada Serentak Tahun ini ada 4 (empat) pasang calon, dan diantaranya terdapat petahana. Oleh karena itu diharapkan agar ASN, TNI Polri dapat menjaga netralitas pada Pemilihan nanti.
"Untuk Pemilihan nanti terdapat 4 (empat) Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati, dan diantaranya terdapat petahana, sehingga penting untuk memastikan netralitas seluruh pihak khususnya ASN, TNI dan Polri"Jelas Dapit.
Hadir dalam kegiatan ini anggota Pokja yang terdiri dari Bawaslu Lima Puluh Kota, BPKSDM Lima Puluh Kota, Inspektorat Lima Puluh Kota dan Kodim 0306/50 Kota.
Penulis dan Foto: Rahmat Fajri
Editor: Eliza