Perkuat pemahaman Penerimaan Laporan, Bawaslu Lima Puluh Kota Adakan Simulasi Penerimaan Laporan dan Temuan Pelanggaran Pemilu
|
Tanjung Pati - Bawaslu Lima Puluh Kota mengadakan kegiatan rapat dalam kantor (RDK) terkait simulasi penerimaan laporan dan temuan pelanggaran pemilu selasa (14/10).
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Lima Puluh Kota ini diikuti oleh pimpinan, kepala sekretariat, dan jajaran Sekretariat Bawaslu Lima Puluh Kota. Turut hadir pada kegiatan ini sekaligus bertindak sebagai narasumber, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Vifner, sekaligus Koordiv Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi.
Yoriza Asra selaku Ketua Bawaslu Kabupaiten Lima Puluh Kota dalam arahannya mengatakan bahwa kegiatan pada hari ini merupakan kegiatan penguatan kelembagaan terkait penanganan pelanggaran yang kedua. Pada kegiatan pertama hanya melakukan secara teori terkait tata cara, mekanisme penaganan pelanggaran.
“Khusus hari ini kita akan melakukan atau mensimulasikan apa yang sudah kita pelajari di agenda pertama, untuk kita lebih memahami apa-apa yang diatur dalam penanganan pelanggaran tersebut, mulai dari penerimaan laporan, kajian awal, registrasi, pengkajian yang dimulai dari klarifikasi dan kemudian barangkali terkait Keputusan,” Ujarnya.
Diakhir peyampaian Yoriza Asra berharap kegiatan simulasi ini dapat memberikan sebuah penguatan kelembagaan Bawaslu Lima Puluh Kota dan sumber daya manusia yang ada di Bawaslu Lima Puluh Kota dapat memahami alur penanganan pelanggaran pemilu.
Vifner selaku Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa ada tiga minimal syarat khusus yang harus dimiliki pengawai Sekretariat Bawaslu, mulai dari pembuatan kebutuhan administrasi, pembuatan laporan hasil pengawasan (Form A) sampai dengan kemampuan untuk menerima laporan.
“Sebagai standar pelayanan publik kita harus memiliki kemampuan untuk melayani dengan baik dan menerima suatu laporan yang datang, apalagi yang datang melapor dalam keadaan mental atau psikologis yang kurang baik,”Ucapnya.
Diakhir penyampaian Vifner mengharapkan agar semua staff sekretariat agar bisa mengikuti simulasi ini dengan baik, dan setelah simulasi ini akan dilakukan review dari team dari Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, mulai dari penomoran surat sampai dengan membuat kajian awal.
Penulis : Ridho
Editor : Allye