UNAND Juara 1 Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Yang Digelar Oleh Bawaslu RI
|
Jakarta-Bawaslu Lima Puluh Kota Hadiri Debat Kompetisi Bawaslu RI
Setelah bersaing secara ketat, Tim mahasiswa Universitas Andalas akhirnya memperoleh trhopy bergilir Bawaslu RI dengan mendapatkan juara 1 kompetisi debat perguruan tinggi se-Indonesia, yang diadakan oleh Bawaslu RI di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta (22-24) Oktober.
Suasana berlangsung alot, melewati kompetisi mosi pro dan kontra terkait penegakan hukum pemilu yang dinilai oleh dewan juri nasional. Yang menyisihkan empat finalis yang teruji dan bertahan pada kompetisi debat semi final. Perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Mataram, IAIN Pare-Pare, Universitas Andalas dan Universitas Indonesia.
Hingga disemi final universitas Indonesia tim pro menantang IAIN Pare-Pare yang menangkan oleh Universitas Indonesia. Sedangkan Universitas Andalas tim pro menantang kontra dengan universitas Mataram, yang dimenangkan oleh universitas Andalas.
Maka disaat final, bertemulah Universitas Indonesia dengan Universitas Andalas dan muncullah pemenang kompetisi debat juara 1 dimenangkan oleh Tim mahasiswa universitas Andalas. Sementara juara 2 diperoleh Universitas Indonesia dan juara 3 diperoleh IAIN Pare-Pare setelah mengalahkan Universitas Mataram. Dengan moderator Choki Sitohang dan dibantu oleh MC Daniel Mananta. Dengan hadiah juara 1 diberikan uang tunai Rp 30 juta rupiah, juara 2 diberikan uang tunai Rp 20 juta rupiah dan juara 3 diberikan uang tunai Rp15 juta rupiah.
Rahmad Bagja, Ketua Bawaslu RI, debat kompetesi dinilai dari 36 juri dari akademisi dan praktisi kepemiluan, 12 moderator handal dan teruji secara nasional
Merupakan debat yang ke empat sejak 2019 yang diadakan oleh Bawaslu RI.
"Ini merupakan debat yang keempat, sejak 2019, yang disaksikan langsung hakim konstitusi MK, KPU RI, DKPP, Bawaslu RI, dan akademisi dan praktisi kepemiluan seluruh Indonesia" sebut Bagja.
Sementara itu, Puadi, koordinator penanganan pelanggaran, data dan informasi Bawaslu RI menyatakan dari debat, untuk demokrasi masa depan Indonesia. Supaya kehidupan demokrasi semakin baik. Melalui para mahasiswa dan akademisi perguruan tinggi seluruh Indonesia.
Penulis dan Foto: Rahmat Fajri
Editor: Eliza