Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota Hadir sebagai Narasumber dalam Sosialisasi Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula di SMA Negeri 1 Situjuah
|
Tanjung Pati - Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota hadir sebagai narasumber di kegiatan sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula bertajuk “Generasi Cerdas Demokrasi Berkualitas” yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Lima Puluh Kota pada Selasa (21/4). Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 1 Situjuah Limo Nagari dan diikuti oleh para siswa kelas 11 sebagai pemilih pemula.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dari unsur Kesbangpol selaku pelaksana kegiatan, yaitu Deddy Permana, Dapit Alexsander dari Bawaslu Lima Puluh Kota, serta Rozi Wan dari KPU Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kepala Sekolah SMA N 1 Situjuah Limo Nagari, Fita Fatimah dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para siswa dapat menjadi pemilih pemula yang cerdas dan bijaksana. Ia menekankan bahwa pemilih tidak hanya sekadar menggunakan hak pilih, tetapi juga memahami siapa dan apa yang dipilih dalam proses demokrasi.
Deddy Permana selaku Kepala Kesbangpol Lima Puluh Kota Dalam arahannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pemilih pemula terkait hak dan kewajiban dalam menghadapi pemilu mendatang. Ia juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih, mengurangi angka golput, serta menumbuhkan kesadaran akan nilai-nilai Pancasila, toleransi, dan semangat gotong royong.
Dari sisi pengawasan pemilu, Dapit Alexsander selaku Koordiv. Hukum, Pencegahan Humas dan Parmas Bawaslu Lima Puluh Kota, menjelaskan pentingnya kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi siswa yang telah berusia 17 tahun sebagai syarat utama untuk dapat menggunakan hak pilih dalam pemilu. Ia menegaskan bahwa KTP tidak hanya berfungsi sebagai identitas diri, tetapi juga menjadi dasar bagi warga negara untuk terdaftar dalam daftar pemilih. Oleh karena itu, para siswa diimbau untuk segera melakukan perekaman KTP agar tidak kehilangan hak konstitusionalnya sebagai pemilih.
Selain itu, Dapit juga memaparkan tugas dan fungsi Lembaga Bawaslu dalam mengawasi seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu, mulai dari proses pemutakhiran data pemilih hingga pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara. Ia menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, serta untuk mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat mencederai prinsip demokrasi. Dengan adanya pengawasan yang optimal, diharapkan pemilu dapat berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya pemilih pemula, dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, partisipasi aktif dari kalangan pelajar sangat dibutuhkan untuk menciptakan proses pemilu yang berintegritas. Pemilih pemula diharapkan tidak hanya hadir di tempat pemungutan suara, tetapi juga mampu memahami informasi kepemiluan secara kritis dan bertanggung jawab.
Di akhir penyampaiannya, Dapit, mengajak agar seluruh siswa-siswi SMA Negeri 1 Situjuah Limo Nagari yang sudah termasuk sebagai pemilih pemula, agar berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah yang akan datang. Ia juga mengingatkan agar para siswa menjadi pemilih yang cerdas dengan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta turut berperan dalam menciptakan pemilu yang berkualitas.
Sementara itu, Rozi Wan selaku Anggota KPU Kabupaten Lima Puluh Kota, menekankan pentingnya pendidikan politik dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia mengajak para siswa untuk melek terhadap perkembangan politik di Indonesia serta aktif mencari dan menyaring informasi terkait pemilu secara bijak.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang bermakna bagi pemilih pemula dalam memahami pentingnya peran mereka dalam demokrasi, sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas di masa mendatang.
Penulis : Ridho
Editor : Allye