Lompat ke isi utama

Berita

Khadafi : Kehumasan Harus Aktif Tanpa Bergantung pada Masa Tahapan Saja

Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Khadafi yang didampingi Ketua dan  Anggota Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota, Yoriza Asra dan Dapit Alexsander saat memberikan materi tentang Pengelolaan Kehumasan, Peliputan dan Dokumentasi serta Informasi Publik di Aula Bawaslu Lima Puluh Kota, Senin (20/4).

Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Khadafi yang didampingi Ketua dan  Anggota Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota, Yoriza Asra dan Dapit Alexsander saat memberikan materi tentang Pengelolaan Kehumasan, Peliputan dan Dokumentasi serta Informasi Publik di Aula Bawaslu Lima Puluh Kota, Senin (20/4).

Tanjung Pati - Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK) Pengelolaan Kehumasan, Peliputan dan Dokumentasi serta Informasi Publik di Aula Bawaslu Lima Puluh Kota, Senin (20/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota, serta seluruh jajaran sekretariat. Turut hadir Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Khadafi, yang bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan.

Dapit Alexsander selaku Koordiv Hukum Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Lima Puluh Kota dalam paparannya menyampaikan kondisi kehumasan Bawaslu Lima Puluh Kota saat ini. Kinerja kehumasan Bawaslu Lima Puluh Kota dari tahun ke tahun terus meningkat, hal ini dapat dilihat dari jumlah postingan yang terpublish di media sosial Bawaslu Lima Puluh Kota. Dapit menekankan pentingnya peningkatan kualitas kerja ke depan agar fungsi kehumasan dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung tugas pengawasan.

“Capaian yang sudah dilakukan menjadi dasar untuk terus meningkatkan kinerja kehumasan agar lebih baik dan maksimal ke depannya,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota, Yoriza Asra, mengapresiasi tim humas atas peningkatan kinerja yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh catatan evaluasi tetap menjadi perhatian dalam upaya perbaikan pengelolaan humas berkelanjutan.

“Untuk kedepannya saya berharap kita dapat meningkatkan komunikasi lintas divisi, sehingga setiap divisi memberikan informasi divisinya kepada tim humas sebagai bahan materi konten” ujar Yoriza Asra.

Sementara itu, Muhammad Khadafi dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan kehumasan tidak bergantung pada tahapan pemilu maupun pemilihan saja. Ia menekankan bahwa kehumasan harus tetap aktif dalam menyampaikan informasi secara konsisten kepada publik setiap waktu.

Menurutnya, setiap narasi kegiatan yang dipublikasikan oleh tim humas perlu memuat kalimat yang mencerminkan kinerja yang telah dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

“Setiap publikasi harus disertai dengan kalimat yang menggambarkan kinerja Bawaslu, sehingga masyarakat dapat memahami peran dan capaian yang telah dilakukan,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Khadafi berharap seluruh sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota dapat berperan sebagai humas. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan berperan aktif memposting ulang seluruh  kegiatan yang dipublikasikan oleh Bawaslu di media sosial Bawaslu Lima Puluh Kota.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota berkomitmen untuk terus memperkuat fungsi kehumasan sebagai garda terdepan dalam membangun transparansi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

 

Khadafi Anggouta Bawaslu Provinsi Sumatera Barat bersama Anggota Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota
Peserta kegiatan

Penulis : Ridho
Editor : Allye