Perkuat SDM Panitia Adhoc, Bawaslu 50 Kota Laksanakan Bimtek Pengelolaan Administrasi Jelang Pilkada 2024
|
BAWASLU LIMA PULUH KOTA, BUKITTINGGI– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh Kota, terus melakukan penguatan SDM terhadap jajaran Panwascam, menghadapi penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.
Kali ini, Bawaslu memberikan penguatan dalam bidang pengelolaan administrasi kesekretariatan terhadap jajaran panitia adhoc yakni Panwascam se-Kabupaten Limapuluh Kota.
Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk bimbingan teknis (Bimtek) terhadap jajaran Panwascam se-Limapuluh Kota tersebut berlangsung di Grand Rocky Hotel Kota Bukittinggi, Jumat (29/3).
Hadir dalam pembukaan bimtek itu, pimpinan Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Dapit Alexsander, kepala sekretariat Bawaslu, Mellia Rahmi, Kasubbag Pengawasan dan Humas, Eliza, serta jajaran staf sekretariat Bawaslu.
“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi kinerja dan dedikasi seluruh unsur Panwascam yang telah ikut menyukseskan, melakukan pengawasan sampai pengujung tahapan pemilu 2024 ini. Selanjutnya, kita songsong tahapan Pilkada yang sudah di depan mata,” kata Dapit dalam sambutannya.
Koordinator Divisi Hukum Pencegahan, Parmas dan Humas (HPPH) itu menambahkan, kendati dinilai berjalan sukses, namun dalam pelaksanaannya tetap ada beberapa temuan dalam pelaksanaan tahapan pemungutan dan penghitungan hasil perolehan suara peserta pemilu.
“Ada 2 TPS di Kabupaten Limapuluh Kota, yaitu di Kecamatan Mungka dan Guguak dilakukan Pemungutan Suara Ulang. Sementara, ada pula 1 kecamatan di Limapuluh Kota yang menjadi obyek sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden-Wakil presiden di Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini, yaitu di Kecamatan Guguak,” sebutnya.
Menghadapi hal tersebut, Dapit memastikan, Bawaslu terus memperkuat administrasi hasil pengawasan jajaran Bawaslu, sekiranya nanti akan dibutuhkan oleh Bawaslu RI, selaku pemberi keterangan dalam sidang PHPU di MK.
Penulis dan Foto: Rahmat Fajri
Editor: Eliza