RAKORNAS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMILU: PENGAWASAN PARTISIPATIF MESTI BERKELANJUTAN
|
Dalam rangka menghadapi pilkada serentak 27 November 2024. Bawaslu RI mengadakan Rapat Koordinasi Nasional Evaluasi Pengawasan Partisipatif di Hotel Mercure, 30-3 Mei di Malang, Jawa Timur.
Ikut dalam kegiatan ini Kordiv Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota, Dapit Alexsander.
Lolly Suhenty, Anggota Bawaslu RI, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas menyatakan pentingnya pengawasan partisipatif berkelanjutan. Setiap program dan kegiatan program Bawaslu mesti memperhatikan aspek keberlanjutan dan menyentuh masyarakat.
"Kegiatan dan Program Partisipasi Masyarakat mesti berkelanjutan, hingga menyentuh akar rumput agar masyarakat paham dan mengerti pentingnya masyarakat berpartisipasi untuk meningkatkan pilkada berintegritas dan demokratis", sebut Lolly.
Kegiatan rakornas langsung beriringan dengan kegiatan outbond lapangan di Coban Rondo, penanaman ribuan pohon hingga menjelajahi gunung Bromo dengan berbagai permainan hingga menyatu ke alam.
Sementara itu, R Alief Sudewo, Kepala Subkoordinator Partisipasi Masyarakat Bawaslu RI mengatakan pengawasan partisipatif sangat diperlukan dengan semangat gotong royong.
Dia menyatakan Ibarat menanam pohon dalam pengawasan partisipatif. Bibit yang harus ditumbuhkan dalam jangka lima sampai 10 tahun untuk melihat tumbuhnya atau tidak tumbuh. Harus ada inovasi, kreatifitas dan kelanjutan agar program dan kegiatan tidak hanya bersifat prosedural.
Penulis dan Foto: Rahmat Fajri
Editor: Eliza