Tutup Orientasi PPPK 2026, Bawaslu Lima Puluh Kota Siapkan SDM Profesional Hadapi Pemilu 2029
|
Tanjung Pati – Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota mengikuti kegiatan Penutupan Orientasi PPPK Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring pada Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Sekretariat, Kasubbag Administrasi, Pengawas Orientasi, serta seluruh peserta Orientasi PPPK Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kegiatan penutupan menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk merefleksikan proses pembelajaran yang telah dilalui sekaligus mempersiapkan diri dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Bawaslu.
Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Rinaldi Aulia, menyampaikan bahwa Orientasi PPPK Tahun 2026 diikuti sebanyak 176 peserta yang terbagi ke dalam lima kelas. Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian orientasi hingga selesai.
“Terima kasih dan rasa bangga kami sampaikan kepada seluruh peserta PPPK yang telah mengikuti dan menyelesaikan kegiatan orientasi ini dengan baik. Semoga seluruh pembelajaran yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam melaksanakan tugas di lingkungan Bawaslu,” ujar Rinaldi.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Febrian Bartex, berharap pelaksanaan orientasi dapat memberikan peningkatan kapasitas dan pemahaman bagi jajaran PPPK dalam mendukung tugas kelembagaan, khususnya menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Menurutnya, orientasi bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran, melainkan titik awal untuk terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai metode dan pengalaman kerja.
“Orientasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kawan-kawan PPPK yang nantinya dapat digunakan untuk menghadapi tahapan. Namun, orientasi bukan satu-satunya proses pembelajaran. Tetaplah terus belajar dengan berbagai cara dan metode lainnya,” ungkap Febrian.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Bawaslu RI, Labayoni, menyampaikan bahwa keberadaan PPPK memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan Bawaslu.
Ia menekankan agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan berbagai pengetahuan yang diperoleh selama orientasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan bergerak menuju tujuan yang sama, potensi sumber daya manusia PPPK diyakini dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas lembaga.
“Keberadaan PPPK sangat strategis dalam mendukung kerja-kerja lembaga. Apabila seluruh potensi ini bergerak pada tujuan yang sama, maka akan meningkatkan kualitas lembaga,” kata Labayoni.
Labayoni juga mengingatkan jajaran PPPK untuk terus memperkuat pemahaman mengenai tugas pengawasan serta tugas-tugas lainnya yang menjadi bagian dari fungsi kelembagaan Bawaslu. Menurutnya, Bawaslu terus berupaya memaksimalkan potensi sumber daya manusia sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Ia turut mengapresiasi pelaksanaan Orientasi PPPK Tahun 2026 yang telah berjalan dengan baik. Dalam arahannya, Labayoni menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh berdampak pada penurunan kualitas kinerja.
“Efisiensi anggaran tidak boleh menjadi efisiensi kinerja. Jadikan orientasi ini sebagai titik awal untuk bekerja dengan baik dan siapkan diri menghadapi tahapan Pemilu 2029,” tegasnya.
Dengan berakhirnya rangkaian Orientasi PPPK Tahun 2026, seluruh peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan, nilai, dan kompetensi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas. Orientasi tersebut juga menjadi langkah awal dalam membangun jajaran PPPK yang profesional, adaptif, berintegritas, dan siap mendukung tugas Bawaslu menghadapi Pemilu 2029.
Penulis : Fajri