Giat Sepakat, Pengawas Pemilu Mesti Jadi Solusi Demokrasi
|
Tanjung Pati — Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota mengikuti kegiatan SEPAKAT (Senin Pengawas Berkomitmen dan Bermartabat) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Barat secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (4/5). Kegiatan ini merupakan forum konsolidasi rutin yang dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, menjaga soliditas jajaran pengawas pemilu, serta membangun komitmen bersama dalam menghadapi dinamika kepemiluan ke depan, dengan pemateri Ketua Bawaslu Kalimantan Barat, Mursyid Hidayat, Ketua Bawaslu Sumatera Barat , Alni, Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat , Febrian Bartez, Ketua Bawaslu Padang Pariaman, Azwar Mardin dan Pemantik Diskusi, Koordinator divisi HPPH Bawaslu Padang Pariaman, Indra Gunawan, Senen ( 4/5).
Mursyid Hidayat, Ketua Bawaslu Kalimantan Barat mengatakan, pengawas pemilu secara kelembagaan, Bawaslu semestinya bagian solusi demokrasi. Segala permasalahan yang terjadi dilapangan mesti dicarikan solusi oleh Bawaslu agar dapat memperkuat demokrasi. Salah satunya melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antara pengawas pemilu, peserta pemilu dan masyarakat.
" Evaluasi dan konsolidasi internal sangat diperlukan untuk kesiapan pengawas pemilu dalam menghadapi tahapan pemilu" sebut Mursyid
Dikatakannya, evaluasi tidak hanya internal lembaga Bawaslu namun juga masyarakat dilakukan konsolidasi demokrasi secara bertahap. Masyarakat harus semakin melebur dengan pengawas pemilu, agar program dan kegiatan jajaran Bawaslu tercapai outputnya.
Azwar Mardin, Ketua Bawaslu Padang Pariaman menegaskan peran Bawaslu dalam pengawasan pemilu dapat dilakukan pada saat pengawasan aktif, penanganan pelanggaran dan edukasi masyarakat.
"Konsolidasi internal maupun eksternal diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan hingga masuk pada tahapan pemilu. Meskipun adanya penajaman efesiensi oleh pemerintah, saat ini Bawaslu dapat menjalankan konsolidasi demokrasi hingga ke desa atau nagari, " ujarnya
Azwar mengatakan solusi dalam konsolidasi demokrasi dengan masyarakat adalah dengan meningkatkan pengawasan partisipatif dengan berbagai cara pendekatan. Melalui program dan kegiatan pendekatan dengan kreatif, inovatif sesuai kearifan lokal masing-masing.
Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Lima Puluh Kota